<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" href="/css/feed.css"?>
<rss xmlns:googleplay="http://www.google.com/schemas/play-podcasts/1.0" xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" version="2.0">
<channel>
<title>Podkes Unsend</title>
<link>//podcastplus.net/feed/podkes-bgst~70944669</link>
<description>Potongan obrolan dari keseharian yang bagus dan top, dari orang-orang yang suka unsend WA. Di antara orang-orang yang berkilau dan sarat pencapaian, mungkin sebenarnya kamu cuma butuh mendengarkan kisah yang begitu-begitu saja. Nggak melulu tentang inspirasi, tapi juga kebingungan dan alasan mengambil keputusan yang kadang sepele. Obrolan penting gak-penting alumni Teknik Industri tentang kehidupan jaman kuliah dan setelah kuliah. Soundtrack: Blippy Trance by Kevin MacLeod,Link: https://incompetech.filmmusic.io/song/5759-blippy-trance,License: http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/</description>
<pubDate>Fri, 24 Apr 2026 05:31:39 +0000</pubDate>
<item>
<title>Ep 9. Aamiiin YRA</title>
<link>https://anchor.fm/s/276896e8/podcast/play/25999529/https%3A%2F%2Fd3ctxlq1ktw2nl.cloudfront.net%2Fstaging%2F2021-0-31%2Fae6046fc-1a88-11b4-3a13-9dc3a74f7df0.mp3</link>
<description>  Season finale dari serial obrolan ngalor ngidul kami. Me-recall 2020 yang penuh ketidakjelasan, rencana-rencana yang bubar jalan, juga harapan atas 2021 yang semoga saja menjadi lebih baik. Di 2020, kita sama-sama belajar bahwa langkah-langkah kecil adalah tetap sebuah progress ke arah yang lebih baik. Dan bahwa semua hal yang sudah kita lakukan adalah usaha terbaik yang bisa diberikan. Paling tidak, 2020 mendorong kami-kami untuk catch up kehidupan secara lumayan rutin, dan mendokumentasikan obrolan absurd yang membuat hari-hari terasa lebih menyenangkan. Yang hadir di episode kali ini: Aldi, Nadshaf, Anung, Icun, Yasmin, Ririn, Silmi, Yaumi, Ino, Sari, Nizu, dan Olaf.&amp;amp;nbsp;  </description>
<pubDate>Sun, 31 Jan 2021 16:53:22 +0000</pubDate>
<guid>https://anchor.fm/s/276896e8/podcast/play/25999529/https%3A%2F%2Fd3ctxlq1ktw2nl.cloudfront.net%2Fstaging%2F2021-0-31%2Fae6046fc-1a88-11b4-3a13-9dc3a74f7df0.mp3</guid>
<enclosure url="https://anchor.fm/s/276896e8/podcast/play/25999529/https%3A%2F%2Fd3ctxlq1ktw2nl.cloudfront.net%2Fstaging%2F2021-0-31%2Fae6046fc-1a88-11b4-3a13-9dc3a74f7df0.mp3" type="audio/mpeg" length="1"/>
</item>
<item>
<title>Ep 9. Aamiiin YRA</title>
<link>https://anchor.fm/s/276896e8/podcast/play/25999529/https%3A%2F%2Fd3ctxlq1ktw2nl.cloudfront.net%2Fstaging%2F2021-0-31%2Fae6046fc-1a88-11b4-3a13-9dc3a74f7df0.mp3</link>
<description>  Season finale dari serial obrolan ngalor ngidul kami. Me-recall 2020 yang penuh ketidakjelasan, rencana-rencana yang bubar jalan, juga harapan atas 2021 yang semoga saja menjadi lebih baik. Di 2020, kita sama-sama belajar bahwa langkah-langkah kecil adalah tetap sebuah progress ke arah yang lebih baik. Dan bahwa semua hal yang sudah kita lakukan adalah usaha terbaik yang bisa diberikan. Paling tidak, 2020 mendorong kami-kami untuk catch up kehidupan secara lumayan rutin, dan mendokumentasikan obrolan absurd yang membuat hari-hari terasa lebih menyenangkan. Yang hadir di episode kali ini: Aldi, Nadshaf, Anung, Icun, Yasmin, Ririn, Silmi, Yaumi, Ino, Sari, Nizu, dan Olaf.&amp;amp;nbsp;  </description>
<pubDate>Sun, 31 Jan 2021 16:53:22 +0000</pubDate>
<guid>https://anchor.fm/s/276896e8/podcast/play/25999529/https%3A%2F%2Fd3ctxlq1ktw2nl.cloudfront.net%2Fstaging%2F2021-0-31%2Fae6046fc-1a88-11b4-3a13-9dc3a74f7df0.mp3</guid>
<enclosure url="https://anchor.fm/s/276896e8/podcast/play/25999529/https%3A%2F%2Fd3ctxlq1ktw2nl.cloudfront.net%2Fstaging%2F2021-0-31%2Fae6046fc-1a88-11b4-3a13-9dc3a74f7df0.mp3" type="audio/mpeg" length="1"/>
</item>
<item>
<title>Ep 9. Aamiiin YRA</title>
<link>https://anchor.fm/s/276896e8/podcast/play/25999529/https%3A%2F%2Fd3ctxlq1ktw2nl.cloudfront.net%2Fstaging%2F2021-0-31%2Fae6046fc-1a88-11b4-3a13-9dc3a74f7df0.mp3</link>
<description>  Season finale dari serial obrolan ngalor ngidul kami. Me-recall 2020 yang penuh ketidakjelasan, rencana-rencana yang bubar jalan, juga harapan atas 2021 yang semoga saja menjadi lebih baik. Di 2020, kita sama-sama belajar bahwa langkah-langkah kecil adalah tetap sebuah progress ke arah yang lebih baik. Dan bahwa semua hal yang sudah kita lakukan adalah usaha terbaik yang bisa diberikan. Paling tidak, 2020 mendorong kami-kami untuk catch up kehidupan secara lumayan rutin, dan mendokumentasikan obrolan absurd yang membuat hari-hari terasa lebih menyenangkan. Yang hadir di episode kali ini: Aldi, Nadshaf, Anung, Icun, Yasmin, Ririn, Silmi, Yaumi, Ino, Sari, Nizu, dan Olaf.&amp;amp;nbsp;  </description>
<pubDate>Sun, 31 Jan 2021 16:53:22 +0000</pubDate>
<guid>https://anchor.fm/s/276896e8/podcast/play/25999529/https%3A%2F%2Fd3ctxlq1ktw2nl.cloudfront.net%2Fstaging%2F2021-0-31%2Fae6046fc-1a88-11b4-3a13-9dc3a74f7df0.mp3</guid>
<enclosure url="https://anchor.fm/s/276896e8/podcast/play/25999529/https%3A%2F%2Fd3ctxlq1ktw2nl.cloudfront.net%2Fstaging%2F2021-0-31%2Fae6046fc-1a88-11b4-3a13-9dc3a74f7df0.mp3" type="audio/mpeg" length="1"/>
</item>
<item>
<title>Ep 8. Kalang kabut commute</title>
<link>https://anchor.fm/s/276896e8/podcast/play/23910888/https%3A%2F%2Fd3ctxlq1ktw2nl.cloudfront.net%2Fstaging%2F2020-11-13%2Fb824864d-c736-a70d-ac56-9806ebdda3e4.m4a</link>
<description>  Tanpa transportasi publik, manusia-manusia tanpa kendaraan pribadi mungkin harus jalan kaki kemana-mana. Episode kali ini menceritakan perjalanan keseharian dengan angkot, ojek, becak, kereta, juga busway kami mulai dari bangku sekolah, kuliah, sampai kini di fase pekerja serta kisah-kisah absurd yang menyertainya. Mulai dari kejadian klise lupa bawa duit jadi harus minjem ke aa gorengan, bayar seratus ribu tapi dikasih kembalian seratus dua ribu, batuk-batuk karena tiap hari pp naik ojek 40km, sampai meet n greet dengan MC OSKM di angkot. Yang hadir di episode kali ini: Anung, Ririn, Sari, Icun, Silmi, Yasmin, dan Yaumi. Ucapan terima kasih khusus kami sampaikan kepada para supir angkot yang sering menerima ongkos kurang dari para pelajar dan mahasiswa.  </description>
<pubDate>Sun, 13 Dec 2020 13:25:02 +0000</pubDate>
<guid>https://anchor.fm/s/276896e8/podcast/play/23910888/https%3A%2F%2Fd3ctxlq1ktw2nl.cloudfront.net%2Fstaging%2F2020-11-13%2Fb824864d-c736-a70d-ac56-9806ebdda3e4.m4a</guid>
<enclosure url="https://anchor.fm/s/276896e8/podcast/play/23910888/https%3A%2F%2Fd3ctxlq1ktw2nl.cloudfront.net%2Fstaging%2F2020-11-13%2Fb824864d-c736-a70d-ac56-9806ebdda3e4.m4a" type="audio/mpeg" length="1"/>
</item>
<item>
<title>Ep 8. Kalang kabut commute</title>
<link>https://anchor.fm/s/276896e8/podcast/play/23910888/https%3A%2F%2Fd3ctxlq1ktw2nl.cloudfront.net%2Fstaging%2F2020-11-13%2Fb824864d-c736-a70d-ac56-9806ebdda3e4.m4a</link>
<description>  Tanpa transportasi publik, manusia-manusia tanpa kendaraan pribadi mungkin harus jalan kaki kemana-mana. Episode kali ini menceritakan perjalanan keseharian dengan angkot, ojek, becak, kereta, juga busway kami mulai dari bangku sekolah, kuliah, sampai kini di fase pekerja serta kisah-kisah absurd yang menyertainya. Mulai dari kejadian klise lupa bawa duit jadi harus minjem ke aa gorengan, bayar seratus ribu tapi dikasih kembalian seratus dua ribu, batuk-batuk karena tiap hari pp naik ojek 40km, sampai meet n greet dengan MC OSKM di angkot. Yang hadir di episode kali ini: Anung, Ririn, Sari, Icun, Silmi, Yasmin, dan Yaumi. Ucapan terima kasih khusus kami sampaikan kepada para supir angkot yang sering menerima ongkos kurang dari para pelajar dan mahasiswa.  </description>
<pubDate>Sun, 13 Dec 2020 13:25:02 +0000</pubDate>
<guid>https://anchor.fm/s/276896e8/podcast/play/23910888/https%3A%2F%2Fd3ctxlq1ktw2nl.cloudfront.net%2Fstaging%2F2020-11-13%2Fb824864d-c736-a70d-ac56-9806ebdda3e4.m4a</guid>
<enclosure url="https://anchor.fm/s/276896e8/podcast/play/23910888/https%3A%2F%2Fd3ctxlq1ktw2nl.cloudfront.net%2Fstaging%2F2020-11-13%2Fb824864d-c736-a70d-ac56-9806ebdda3e4.m4a" type="audio/mpeg" length="1"/>
</item>
<item>
<title>Ep 8. Kalang kabut commute</title>
<link>https://anchor.fm/s/276896e8/podcast/play/23910888/https%3A%2F%2Fd3ctxlq1ktw2nl.cloudfront.net%2Fstaging%2F2020-11-13%2Fb824864d-c736-a70d-ac56-9806ebdda3e4.m4a</link>
<description>  Tanpa transportasi publik, manusia-manusia tanpa kendaraan pribadi mungkin harus jalan kaki kemana-mana. Episode kali ini menceritakan perjalanan keseharian dengan angkot, ojek, becak, kereta, juga busway kami mulai dari bangku sekolah, kuliah, sampai kini di fase pekerja serta kisah-kisah absurd yang menyertainya. Mulai dari kejadian klise lupa bawa duit jadi harus minjem ke aa gorengan, bayar seratus ribu tapi dikasih kembalian seratus dua ribu, batuk-batuk karena tiap hari pp naik ojek 40km, sampai meet n greet dengan MC OSKM di angkot. Yang hadir di episode kali ini: Anung, Ririn, Sari, Icun, Silmi, Yasmin, dan Yaumi. Ucapan terima kasih khusus kami sampaikan kepada para supir angkot yang sering menerima ongkos kurang dari para pelajar dan mahasiswa.  </description>
<pubDate>Sun, 13 Dec 2020 13:25:02 +0000</pubDate>
<guid>https://anchor.fm/s/276896e8/podcast/play/23910888/https%3A%2F%2Fd3ctxlq1ktw2nl.cloudfront.net%2Fstaging%2F2020-11-13%2Fb824864d-c736-a70d-ac56-9806ebdda3e4.m4a</guid>
<enclosure url="https://anchor.fm/s/276896e8/podcast/play/23910888/https%3A%2F%2Fd3ctxlq1ktw2nl.cloudfront.net%2Fstaging%2F2020-11-13%2Fb824864d-c736-a70d-ac56-9806ebdda3e4.m4a" type="audio/mpeg" length="1"/>
</item>
<item>
<title>Ep 7. Para Pencari Kerja (bagian 2)</title>
<link>https://anchor.fm/s/276896e8/podcast/play/21265747/https%3A%2F%2Fd3ctxlq1ktw2nl.cloudfront.net%2Fstaging%2F2020-9-18%2F47d824e9-b488-ee37-4140-d45be36a6726.mp3</link>
<description>  Ini adalah episode lanjutan dari bagian pertama dalam topik cari kerja. Mulai dari loker intern bodong, perpanjangan kontrak sehari, seminggu, sebulan, jadi permanen, sampai akhirnya pindah ke FMCG multinasional; Dari jadi tenaga outsource, apply ke berbagai perusahaan sampai akhirnya masuk ke BUMN migas; Ikut rekrutmen dari perusahaan bapak-anak di bidang telekomunikasi dan jadi satu-satunya peserta perempuan di wawancara hari itu; Adu debat sama VP tentang ada/tidak adanya logistik di shipping migas, jadi mandor, sampai ke rekrut tukang pijat; Kerja di proyekan kampus sampai dapat tawaran di startup travel; Kerja bareng atasan yang bikin nangis waktu lagi naik ojol; Kerja di lembaga kampus sambil cari S2; sampai beralih profesi dari asisten akademik jadi ekspat di Belanda. Semangat cari kerja karena percayalah nanti akan ketemu yang paling pas!  </description>
<pubDate>Sun, 18 Oct 2020 05:32:39 +0000</pubDate>
<guid>https://anchor.fm/s/276896e8/podcast/play/21265747/https%3A%2F%2Fd3ctxlq1ktw2nl.cloudfront.net%2Fstaging%2F2020-9-18%2F47d824e9-b488-ee37-4140-d45be36a6726.mp3</guid>
<enclosure url="https://anchor.fm/s/276896e8/podcast/play/21265747/https%3A%2F%2Fd3ctxlq1ktw2nl.cloudfront.net%2Fstaging%2F2020-9-18%2F47d824e9-b488-ee37-4140-d45be36a6726.mp3" type="audio/mpeg" length="1"/>
</item>
<item>
<title>Ep 7. Para Pencari Kerja (bagian 2)</title>
<link>https://anchor.fm/s/276896e8/podcast/play/21265747/https%3A%2F%2Fd3ctxlq1ktw2nl.cloudfront.net%2Fstaging%2F2020-9-18%2F47d824e9-b488-ee37-4140-d45be36a6726.mp3</link>
<description>  Ini adalah episode lanjutan dari bagian pertama dalam topik cari kerja. Mulai dari loker intern bodong, perpanjangan kontrak sehari, seminggu, sebulan, jadi permanen, sampai akhirnya pindah ke FMCG multinasional; Dari jadi tenaga outsource, apply ke berbagai perusahaan sampai akhirnya masuk ke BUMN migas; Ikut rekrutmen dari perusahaan bapak-anak di bidang telekomunikasi dan jadi satu-satunya peserta perempuan di wawancara hari itu; Adu debat sama VP tentang ada/tidak adanya logistik di shipping migas, jadi mandor, sampai ke rekrut tukang pijat; Kerja di proyekan kampus sampai dapat tawaran di startup travel; Kerja bareng atasan yang bikin nangis waktu lagi naik ojol; Kerja di lembaga kampus sambil cari S2; sampai beralih profesi dari asisten akademik jadi ekspat di Belanda. Semangat cari kerja karena percayalah nanti akan ketemu yang paling pas!  </description>
<pubDate>Sun, 18 Oct 2020 05:32:39 +0000</pubDate>
<guid>https://anchor.fm/s/276896e8/podcast/play/21265747/https%3A%2F%2Fd3ctxlq1ktw2nl.cloudfront.net%2Fstaging%2F2020-9-18%2F47d824e9-b488-ee37-4140-d45be36a6726.mp3</guid>
<enclosure url="https://anchor.fm/s/276896e8/podcast/play/21265747/https%3A%2F%2Fd3ctxlq1ktw2nl.cloudfront.net%2Fstaging%2F2020-9-18%2F47d824e9-b488-ee37-4140-d45be36a6726.mp3" type="audio/mpeg" length="1"/>
</item>
<item>
<title>Ep 6. Para Pencari Kerja (bagian 1)</title>
<link>https://anchor.fm/s/276896e8/podcast/play/21243952/https%3A%2F%2Fd3ctxlq1ktw2nl.cloudfront.net%2Fstaging%2F2020-9-17%2F19de833a-ed92-58f2-f805-31a9026eef5b.mp3</link>
<description>  Setelah berhasil keluar dengan selamat dari empat tahun kuliah yang berat, tahapan kehidupan yang selanjutnya nggak kalah bikin khawatir: cari kerja di dunia nyata. Walaupun banyak penolakan, tapi jangan lupa untuk selalu belajar dari pengalaman dan terus memperbaiki diri! Episode yang tumben-tumbennya lumayan berfaedah, tentang pengalaman kami-kami mencari pekerjaan pertama. Tentu saja diwarnai kisah-kisah miris seperti cuma masuk kerja sehari aja, nggak diterima karena gak bisa naik motor, gak lolos interview karena terlalu jujur, dan rasa penasaran kok sering gagal di tahap psikotes? Yang hadir di rekaman podcast episode ini adalah Nizu, Icun, Ninda, Ririn, Sari, Anung, Ino, Silmi, Yasmin, dan Yaumi - tapi di bagian pertama ini cuma sampai bagian Icun karena ceritanya nggak abis-abis. Untuk yang sedang mencari kerja, semoga episode kali ini bisa sedikit menenangkanmu karena kamu nggak sendirian dalam usaha ini :)  </description>
<pubDate>Sat, 17 Oct 2020 17:07:07 +0000</pubDate>
<guid>https://anchor.fm/s/276896e8/podcast/play/21243952/https%3A%2F%2Fd3ctxlq1ktw2nl.cloudfront.net%2Fstaging%2F2020-9-17%2F19de833a-ed92-58f2-f805-31a9026eef5b.mp3</guid>
<enclosure url="https://anchor.fm/s/276896e8/podcast/play/21243952/https%3A%2F%2Fd3ctxlq1ktw2nl.cloudfront.net%2Fstaging%2F2020-9-17%2F19de833a-ed92-58f2-f805-31a9026eef5b.mp3" type="audio/mpeg" length="1"/>
</item>
<item>
<title>Ep 6. Para Pencari Kerja (bagian 1)</title>
<link>https://anchor.fm/s/276896e8/podcast/play/21243952/https%3A%2F%2Fd3ctxlq1ktw2nl.cloudfront.net%2Fstaging%2F2020-9-17%2F19de833a-ed92-58f2-f805-31a9026eef5b.mp3</link>
<description>  Setelah berhasil keluar dengan selamat dari empat tahun kuliah yang berat, tahapan kehidupan yang selanjutnya nggak kalah bikin khawatir: cari kerja di dunia nyata. Walaupun banyak penolakan, tapi jangan lupa untuk selalu belajar dari pengalaman dan terus memperbaiki diri! Episode yang tumben-tumbennya lumayan berfaedah, tentang pengalaman kami-kami mencari pekerjaan pertama. Tentu saja diwarnai kisah-kisah miris seperti cuma masuk kerja sehari aja, nggak diterima karena gak bisa naik motor, gak lolos interview karena terlalu jujur, dan rasa penasaran kok sering gagal di tahap psikotes? Yang hadir di rekaman podcast episode ini adalah Nizu, Icun, Ninda, Ririn, Sari, Anung, Ino, Silmi, Yasmin, dan Yaumi - tapi di bagian pertama ini cuma sampai bagian Icun karena ceritanya nggak abis-abis. Untuk yang sedang mencari kerja, semoga episode kali ini bisa sedikit menenangkanmu karena kamu nggak sendirian dalam usaha ini :)  </description>
<pubDate>Sat, 17 Oct 2020 17:07:07 +0000</pubDate>
<guid>https://anchor.fm/s/276896e8/podcast/play/21243952/https%3A%2F%2Fd3ctxlq1ktw2nl.cloudfront.net%2Fstaging%2F2020-9-17%2F19de833a-ed92-58f2-f805-31a9026eef5b.mp3</guid>
<enclosure url="https://anchor.fm/s/276896e8/podcast/play/21243952/https%3A%2F%2Fd3ctxlq1ktw2nl.cloudfront.net%2Fstaging%2F2020-9-17%2F19de833a-ed92-58f2-f805-31a9026eef5b.mp3" type="audio/mpeg" length="1"/>
</item>
</channel>
</rss>
